Combobox Dinamis Menggunakan fungsi Collections Generic IEnumerable

Modul1

Module Module1
    'Coded By Shabirin | shabirin@yahoo.co.id
    Public Sub FillComboBox(ByVal cmbBox As ComboBox, ByRef content As Collections.Generic.IEnumerable(Of MyList))
        Dim FillList As New List(Of MyList)
        FillList.AddRange(content)
        With cmbBox
            .DataSource = FillList
            .DropDownStyle = ComboBoxStyle.DropDownList
            .DisplayMember = "DisplayMember"
            .ValueMember = "ValueMember"
        End With
    End Sub
End Module

Public Class MyList
    'Coded By Shabirin | shabirin@yahoo.co.id
    Private strDisplay
    Private strValue

    Public ReadOnly Property DisplayMember()
        Get
            Return strDisplay
        End Get
    End Property

    Public ReadOnly Property ValueMember()
        Get
            Return strValue
        End Get
    End Property

    Public Sub New(ByVal DisplayValue As String, ByVal MemberValue As String)
        strDisplay = DisplayValue.ToString
        strValue = MemberValue.ToString
    End Sub

    Public Sub New(ByVal DisplayValue As Integer, ByVal MemberValue As Integer)
        strDisplay = Convert.ToInt32(DisplayValue)
        strValue = Convert.ToInt32(MemberValue)
    End Sub

    Public Sub New(ByVal DisplayValue As String, ByVal MemberValue As Integer)
        strDisplay = DisplayValue.ToString
        strValue = Convert.ToInt32(MemberValue)
    End Sub

    Public Sub New(ByVal DisplayValue As Integer, ByVal MemberValue As String)
        strDisplay = Convert.ToInt32(DisplayValue)
        strValue = MemberValue.ToString
    End Sub

End Class

Contoh Penggunaan Misalnya pada form1.
buat 2 buah combobox

Public Class Form1
    'Coded By Shabirin | shabirin@yahoo.co.id

    Dim IsiCombo As Collections.Generic.IEnumerable(Of MyList) = New MyList() { _
    New MyList("Merah", 1), _
    New MyList("Kuning", 2), _
    New MyList("Hijau", 3)
    }

    Dim IsiBuku As Collections.Generic.IEnumerable(Of MyList) = New MyList() { _
    New MyList("Buku1", "KodeX1"), _
    New MyList("Buku2", "KodeX2"), _
    New MyList("Buku3", "KodeX3")
    }

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        FillComboBox(ComboBox1, IsiCombo)
        FillComboBox(ComboBox2, IsiBuku)
    End Sub

    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        MsgBox("Combobox1.Text = " & ComboBox1.Text & " dan Combobox1.SelectedValue = " & ComboBox1.SelectedValue)
        MsgBox("Combobox2.Text = " & ComboBox2.Text & " dan Combobox2.SelectedValue = " & ComboBox2.SelectedValue)
    End Sub

End Class

Download SampleCode menggunakan VB2010

Radiobutton pada GroupBox dengan kode

pada Visual Basic 2010 buat 1 form, misalnya: frmTest, terus isikan kode berikut:

'Coded by shabirin | shabirin@yahoo.co.id

Public Class frmTest

    Dim radioPoint As New Point(7, 12)
    Dim location = New Point(10, 10)
    Dim newGroupBox As New GroupBox

    Private Sub frmTest_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
       
        With newGroupBox
            .Text = "Test"
            .Width = 100
            .Controls.Add(AddRadioToGroupBox("Ayam"))
            .Controls.Add(AddRadioToGroupBox("Ikan"))
            .Controls.Add(AddRadioToGroupBox("Telor"))
            .Height = radioPoint.Y + 5
            .Location = location
        End With
        Me.Controls.Add(newGroupBox)
    End Sub

    Public Function AddRadioToGroupBox(ByVal Text As String) As RadioButton
        Dim newRadio = New RadioButton
        newRadio.Text = Text
        newRadio.Width = 90
        newRadio.Location = radioPoint
        radioPoint.Y += newRadio.Height
        Return newRadio
    End Function 

End Class

Belajar VB.Net 2010 MySQL Bagian I

Pengenalan

Microsoft Visual Basic .NET adalah sebuah alat untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem .NET Framework, dengan menggunakan bahasa BASIC. Dengan menggunakan alat ini, para programmer dapat membangun aplikasi Windows Forms, Aplikasi web berbasis ASP.NET, dan juga aplikasi command-line. Alat ini dapat diperoleh secara terpisah dari beberapa produk lainnya (seperti Microsoft Visual C++, Visual C#, atau Visual J#), atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio .NET. Bahasa Visual Basic .NET sendiri menganut paradigma bahasa pemrograman berorientasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari Microsoft Visual Basic versi sebelumnya yang diimplementasikan di atas .NET Framework. Peluncurannya mengundang kontroversi, mengingat banyak sekali perubahan yang dilakukan oleh Microsoft, dan versi baru ini tidak kompatibel dengan versi terdahulu.

Visual Basic 2010 (VB 10.0)

Pada bulan April 2010, Microsoft merilis Visual Basic 2010. Microsoft telah merencanakan untuk menggunakan Dynamic Language Runtime (DLR) untuk rilis tersebut, akan tetapi malah bergeser ke strategi co-evolusi antara Visual Basic dan bahasa C # ke dalam paritas lebih dekat satu sama lain. kemampuan bawaan Visual Basic 2010 untuk berinteraksi secara dinamis dengan objek CLR dan COM pun telah ditingkatkan untuk bekerja dengan bahasa dinamis yang dibangun berdasarkan DLR seperti halnya IronPython dan IronRuby. dimana kemampuan compilernya  telah meningkat menjadi satu set konteks umum.

Hubungan dengan Visual Basic klasik

Apakah Visual Basic .NET dianggap sebagai sebuah versi Visual Basic atau benar-benar bahasa yang berbeda merupakan sebuah topik perdebatan yang hangat. Hal ini dikarenakan sintaksis bahasa Visual Basic .NET tidak mengalami perubahan yang sangat drastis, dan hanya menambahkan beberapa dukungan fitur baru seperti penanganan eksepsi secara terstruktur dan ekspresi yang bisa di-short-circuit-kan. Dua perubahan tipe data pun terjadi saat berpindah ke Visual Basic .NET. Dibandingkan dengan Visual Basic 6.0, tipe data Integer yang dimiliki oleh Visual Basic .NET memiliki panjang dua kali lebih panjang, dari 16 bit menjadi 32 bit. Selain itu, tipe data Long juga sama-sama berubah menjadi dua kali lipat lebih panjang, dari 32 bit menjadi 64 bit. Bilangan bulat 16-bit dalam Visual Basic .NET dinamakan dengan Short. Lagi pula, desainer GUI Windows Forms yang terdapat di dalam Visual Studio .NET atau Visual Basic .NET memiliki gaya yang sangat mirip dengan editor form Visual Basic klasik.

Jika sintaksis tidak banyak yang berubah, lain halnya dengan semantik, yang berubah secara signifikan. Visual Basic .NET merupakan sebuah bahasa pemrograman yang mendukung fitur “Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek” secara penuh, karena memang didukung oleh arsitektur Microsoft .NET Framework, yang mengandung kombinasi dari Common Language Runtime dan Base Class Library. Visual Basic klasik, hanya merupakan sebuah bahasa pemrogaman berbasis objek, yang berjalan di atas arsitektur Component Object Model (COM).

Perubahan ini telah mengubah banyak asumsi tentang hal yang benar yang harus dilakukan dengan mempertimbangkan performa dan kemudahan untuk dipelihara. Beberapa fungsi dan pustaka perangkat lunak, yang ada di dalam Visual Basic klasik, kini tidak terdapat di dalam Visual Basic .NET; mungkin masih banyak yang masih terdapat di dalam Visual Basic .NET, tapi tidak seefisien apa yang ditawarkan oleh .NET Framework. Bahkan jika program Visual Basic klasik bisa dikompilasi dengan benar, sebagian besar program Visual Basic klasik harus melalui beberapa proses refactoring untuk mengadopsi fitur bahasa baru secara keseluruhan. Dokumentasi untuk ini pun tersedia di situs Microsoft[1].

MySQL 

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael “Monty” Widenius.

Keistimewaan MySQL

MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :

  1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  2. Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
  3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  4. Performance tuning’, MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  5. Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
  8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
  9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
  11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
  13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

sumber  : http://wikipedia.org

Membuat Fungsi Tanggal Bulan dan Tahun pada Codecharge (PHP)

mo nulis about codecharge nih, barusan nyobain bikin fungsi yang outputnya seperti dibawah ini :

hari ini : Rabu, 06 Mei 2009.

dimana Rabu adalah hari sekarang, 06 tanggal sekarang, Mei Bulan Sekarang, dan 2009 tahun sekarang.

Oke, trus aja langsung membuat fungsi di codecharge pada bagian “common.php”. mengapa di “common.php” karena semua page biasanya selalu berhubungan dengan file ini ya udah difile ini aja dibuat fungsinya dan ditambahkan dibagian paling bawah. berikut code untuk fungsinya.

function SaatSekarang()
{
$hari_sekarang=date(“w”,time());
$tanggal_sekarang=date(“d”,time());
$bulan_sekarang=date(“m”,time());
$tahun_sekarang=date(“Y”,time());

switch ($hari_sekarang) {
case 0: $hari=”Minggu”;
break;
case 1: $hari=”Senin”;
break;
case 2: $hari=”Selasa”;
break;
case 3: $hari=”Rabu”;
break;
case 4: $hari=”Kamis”;
break;
case 5: $hari=”Jum’at”;
break;
case 6: $hari=”Sabtu”;
break;

}
switch ($bulan_sekarang) {
case 01: $bulan=”Januari”;
break;
case 02: $bulan=”Februari”;
break;
case 03: $bulan=”Maret”;
break;
case 04: $bulan=”April”;
break;
case 05: $bulan=”Mei”;
break;
case 06: $bulan=”Juni”;
break;
case 07: $bulan=”Juli”;
break;
case 08: $bulan=”Agustus”;
break;
case 09: $bulan=”September”;
break;
case 10: $bulan=”Oktober”;
break;
case 11: $bulan=”November”;
break;
case 12: $bulan=”Desember”;
}
return “$hari_sekarang, $tanggal_sekarang $bulan $tahun_sekarang”;
}

oke dah selesai buat fungsi yang ditambahkan dibaris bagian akhir file common.php terus jangan lupa disimpan.

penerapannya tinggal buat label dihalaman yang diinginkan. kalau saya biasanya diletakkan dihalaman header.

asumsi dibuat dihalaman header. kemudian pada halaman header buat 1 label dengan nama “label1″. trus pada event bagian sisi server before show tambahkan “retrieve value for control”  dengan property berikut:

control name: label1

source type : Expression

source name :SaatSekarang()
atau secara code menjadi berikut ini:

function header_Label1_BeforeShow(& $sender)
{
$header_Label1_BeforeShow = true;
$Component = & $sender;
$Container = & CCGetParentContainer($sender);
global $header; //Compatibility
//End header_Label1_BeforeShow

//Retrieve Value for Control @25-604E907C
$Container->Label1->SetValue(SaatSekarang());
//End Retrieve Value for Control

//Close header_Label1_BeforeShow @24-FE1AAED8
return $header_Label1_BeforeShow;
}
//End Close header_Label1_BeforeShow

ya selesai dah, bagi yang kasih saran & kritik silahkan, cacian, makian kasian synya donk… :)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.